LP3ES

Tuesday
Nov 21st
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Konperensi Pers

Insentif Sistim Bagi Hasil dan Politik Migas Nasional

Tingginya harga minyak yang telah berlangsung sejak tahun 2005 lalu hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam dua bulan terakhir ini, harga minyak bahkan cenderung semakin tinggi hingga mencapai 80 US dolar/barel lebih. Tingginya harga minyak ini tentunya mendatangkan windfall profit bagi negara-negara produsen minyak. Tetapi tidak demikian halnya dengan Indonesia karena disaat harga minyak sedang tinggi seperti saat ini produksi minyak Indonesia justru semakin menurun, walaupun berbagai upaya juga telah ditempuh pemerintah.
 
Read more...
 

Faktor Individual-Sosial Lebih Berperan Bagi Masyarakat Untuk Tidak Menggunakan Hak Pilihnya

Komisi Pemilihan Umum Propinsi DKI Jakarta mengumumkan jumlah pemilih terdaftar yang tidak menggunakan hak suaranya sebanyak 2.101.511 atau 34,59% dari daftar pemilih tetap (DPT). Untuk mengetahui lebih jauh faktor-faktor yang menjadi penyebabnya, LP3ES melakukan survei terhadap masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih namun tidak menggunakan hak pilihnya.

Hasil survei memperlihatkan bahwa ketidakhadiran pemilih terdaftar ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya lebih disebabkan oleh faktor-faktor yang bersifat individual-sosial (74,8%)  ketimbang faktor-faktor kontekstual-sistemik (25,2%). 

Read more...
Page 6 of 9

Optimalkan Lahan Untuk Ketahanan Pangan

Optimalkan Lahan Untuk Ketahanan Pangan

Oleh: Mahyudi Mahar

Maraknya fenomena alih fungsi lahan pertanian sudah seyogyanya jadi perhatian semua pihak. Sebagai ilustrasi, data terakhir dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air, Departemen Pertanian, menunjukkan bahwa sekitar 187.720 hektar sawah beralih fungsi ke penggunaan lain setiap tahun, terutama di Pulau Jawa. Sementara Badan Pertanahan Nasional, menggambarkan bahwa total lahan sawah beririgasi yakni 7,3 juta hektar, hanya sekitar 4,2 juta hektar (57,6%) yang dapat dipertahankan fungsinya. Sisanya, sekitar 3,01 juta hektar (42,4%) terancam beralih fungsi ke penggunaan lain.

More: