LP3ES

Tuesday
Dec 12th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

H-3, 50 Persen Pemilih Belum Terima Undangan Mencoblos

E-mail

10 dari 50 persen pemilih tidak mengetahui apakah sudah terdaftar DPT.

VIVAnews - Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) melakukan riset terkait sikap masyarakat terhadap Pemilu 2014. Salah satu hasilnya, mereka menemukan sekitar 50 persen pemilih baik individu ataupun anggota keluarga belum mendapatkan undangan atau surat pemberitahuan memilih dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Data ini sampai H minus tiga pemungutan suara pada Rabu 9 April 2014," kata Direktur Eksekutif LP3ES, Kurniawan Zein di Jakarta, Senin 7 April 2014.

Kurniawan menuturkan 10 dari 50 persen pemilih itu tidak mengetahui apakah sudah terdaftar atau belum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan 40 persen lainnya mengaku sudah terdaftar.

"Mereka menyatakan belum menerima undangan untuk mencoblos di TPS. Padahal, seharusnya sudah menerimanya," ujarnya.

Anggota KPU, Arief Budiman, mengakui Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) seharusnya sudah mengirimkan surat pemberitahuan memilih atau formulir C6 kepada pemilih. Namun, apabila sampai hari ini belum sampai ke tangan pemilih, dia meminta mereka menunggu sampai besok.

"Dikirim sampai besok. Kita lihat besok pasti dikirim," kata Arief.

Meskipun demikian, Arief menegaskan bahwa tanpa mendapatkan surat undangan itu, hak pemilih tidak akan hilang. Mereka tetap dapat menggunakan hak pilih mereka di TPS. "Bagi pemilih yang tidak menerima C6 tetap boleh memilih," ucapnya.

Diketahui, LP3ES melakukan riset selama dua hari yaitu Sabtu 5 April 2014 dan Minggu 6 April 2014. Metode yang digunakan melalui telepon. Jumlah responden mereka mencapai 800 orang di empat kota besar, yaitu Medan, Semarang, Ambon dan Jayapura.

Sementara itu, kewajiban menyampaikan formulir C6 kepada pemilih tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 26 Tahun 2013 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS. Disebutkan bahwa pemilih yang terdaftar dalam DPR, DPTb dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) di wilayah masing-masing paling lambat tiga hari sebelum pemungutan suara harus menerima surat tersebut. (eh)

Sumber. Viva News

 

Optimalkan Lahan Untuk Ketahanan Pangan

Optimalkan Lahan Untuk Ketahanan Pangan

Oleh: Mahyudi Mahar

Maraknya fenomena alih fungsi lahan pertanian sudah seyogyanya jadi perhatian semua pihak. Sebagai ilustrasi, data terakhir dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air, Departemen Pertanian, menunjukkan bahwa sekitar 187.720 hektar sawah beralih fungsi ke penggunaan lain setiap tahun, terutama di Pulau Jawa. Sementara Badan Pertanahan Nasional, menggambarkan bahwa total lahan sawah beririgasi yakni 7,3 juta hektar, hanya sekitar 4,2 juta hektar (57,6%) yang dapat dipertahankan fungsinya. Sisanya, sekitar 3,01 juta hektar (42,4%) terancam beralih fungsi ke penggunaan lain.

More: